Senin, 14 Maret 2011
HAKIKAT BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
Disarikan oleh :
Mokh. Miftahuddin
10320026
A. Pengertian Belajar
Proses belajar mengajar terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan murid. Oleh karena itu, sangat penting sekali bagi setiap guru memahami sebaik-baiknya tentang proses belajar siswa, agar dapat membimbing dan menyadiakan lingkungan belajar yang tepat dan serasi bagi siswa-siswi.
Menurut Gagne, belajar didefinisikan sebagai suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya akibat suatu pengalaman. Galloway dalam Toeti Soekamto, mengatakan belajar merupakan suatu proses internal yang mencakup ingatan, retensi, pengolahan informasi, emosi dan faktor-faktor lain berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya.
Menurut Mouly, belajar pada hakikatnya adalah proses perubahan tingkah laku seseorang berkat adanya pengalaman. Pendapat jiga dikemukakan oleh Kimble dan Garmezi bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku yang relative permanen, terjadi sebagai hasil dari pengalaman. Sedangkan Garry dan Kingsley menyatkan behwa belajar adalah prosese perubahan tingkah laku yang orisinil melalui pengalaman dan latihan-latihan .
Belajar memiliki tiga ciri-ciri sebagai berikut :
a. Belajar adalah perubahan tingkah laku.
b. Perubahantingkah laku tersebut terjadi karena latihan dan pengalaman, bukan karena pertumbuhan.
c. Perubahan tingkah laku tersebut relative permanen dan tetap ada untuk waktu yang cukup lama.
B. Pembelajaran
Belajar dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas.
Duffy dan Roehler mengatakan apa yang dilakukan guru agar proses belajar mengajar berjalan lancar, bermoral dan membuat siswa merasa nyaman merupakan bagian dari aktivitas mengajar, juga secara khusus mencoba dan berusaha untuk mengimplementasikan kurikulum dalam kelas. Sedangkan pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum.
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang manusia serta dapat berlaku di manapun dan kapanpun.
Dengan demikian belajar pada dasarnya ialah suatu proses perubahan tingkah laku yang melalui pengalaman. Hasil proses belajar dapat di pengaruhi dalam diri individu itu sendiri dalam tingkah laku baik factor internal maupun factor eksternal Makin maju ilmu pengetahuan mengakibatkan tiap generasi harus meningkatkan pola frekuensi belajarnya. Agar pendidikan dapat dilaksanakan lebih baik tidak terkait oleh aturan yang mengikat kreativitas pembelajar, kiranya tidak memadai hanya digunakan sumber belajar, seperti dosen/guru, buku, modul, audio visual, dan lain-lain, maka hendaknya diberikan kesempatan yang lebih luas dan aturan yang fleksibel kepada pebelajar untuk menentukan strategi belajarnya.
Refrensi
Prof. Dr. Oemar Hamalik ,2005, Proses Belajar Mengajar, Jakarta : PT Bumi Aksar cet ke empat
Diposkan oleh SEHENING HATI pada kamis, 27 Mei 2010 pukul 09.33
Diunduh pada hari senin 14 Maret 2011 Pukul 10.20 WIB. dan diposkan kambali oleh :
www.mieptach.bioholic.blogspot./mading.bioholic.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar